Sunday, October 18, 2026


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.05/JK/2627
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XII TJKT 1
Menguji hasil instalasi Sistem Operasi Jaringan
8 x 45 Menit


Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Manajemen File

Nama Siswa Kode Score
Ahmad Khamim



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan Berbasis CLI
2. Siswa mengenal Manajemen File dalam Linux Debian
3. Siswa mengenal Hak Akses sebuah File
4. Siswa mampu mengubah Hak Akses 

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Materi Linux

Perintah Dasar Linux

Mengenal perintah terminal Linux untuk mengelola file, pengguna, jaringan, paket aplikasi, layanan server, dan pemeriksaan sistem. Materi asli dipertahankan dan dilengkapi dengan contoh penggunaan.

Ilustrasi 256 NG Linux Commands
Gambar 256.NG Linux Commands

Pengguna Linux pasti tidak asing dengan perintah atau command line. Perintah ini menjadi salah satu cara utama untuk mengoperasikan Linux, misalnya memasang aplikasi, mengelola file, mengatur hak akses, memeriksa jaringan, dan menjalankan layanan server.

Materi berikut disusun berdasarkan kelompok fungsi agar lebih mudah dipelajari. Contoh perintah dapat berbeda sedikit bergantung pada distribusi Linux yang digunakan, seperti Debian, Ubuntu, atau Fedora.

Cara membaca contoh: ganti nama seperti nama_file, nama_folder, atau alamat_host dengan nama dan alamat yang sesuai di komputer sendiri.

1. Perintah dasar dan navigasi direktori

PerintahFungsiContoh / keterangan
sudo suBerpindah ke sesi superuser/administrator.Gunakan hak administrator hanya saat diperlukan.
sudo perintahMenjalankan satu perintah dengan hak administrator.sudo apt update
whoamiMenampilkan nama pengguna aktif.
pwdMenampilkan lokasi direktori saat ini.
lsMenampilkan isi direktori.
ls -lMenampilkan detail file, pemilik, ukuran, waktu, dan permission.
ls -aMenampilkan termasuk file tersembunyi.
ls -lhMenampilkan ukuran file dalam format yang mudah dibaca.
cdBerpindah ke direktori home pengguna.
cd ..Berpindah ke direktori induk.
cd -Kembali ke direktori sebelumnya.
cd nama_folderMasuk ke folder tertentu.cd dokumen
cd /Berpindah ke direktori root.
clearMembersihkan tampilan terminal.
historyMenampilkan riwayat perintah yang pernah dijalankan.
man perintahMembuka manual bantuan perintah.man ls
perintah --helpMenampilkan bantuan singkat perintah.cp --help
dateMenampilkan tanggal dan waktu sistem.
calMenampilkan kalender jika utilitas tersedia.
exitKeluar dari shell atau sesi terminal saat ini.

2. Mengelola file dan folder

PerintahFungsiContoh / keterangan
mkdir gambarMembuat folder baru bernama gambar.
mkdir -p a/bMembuat folder bertingkat sekaligus.
touch catatan.txtMembuat file kosong atau memperbarui waktu file.
cp fileA fileBMenyalin fileA menjadi fileB.
cp -r folder1 folder2Menyalin folder beserta isinya.
mv source destMemindahkan file atau folder ke tujuan.
mv nama_lama nama_baruMengganti nama file atau folder.
rm fileMenghapus file.File biasanya tidak masuk ke Trash.
rm -f fileMenghapus file tanpa meminta konfirmasi.Gunakan dengan hati-hati.
rmdir folderMenghapus folder kosong.
rm -r folderMenghapus folder beserta isinya secara rekursif.Pastikan lokasi dan nama folder benar.
rm -rf folderMenghapus folder beserta isinya tanpa konfirmasi.Berisiko tinggi: jangan jalankan pada lokasi yang belum diperiksa.
file nama_fileMengenali jenis file.
stat nama_fileMenampilkan informasi detail file.
du -sh folderMelihat total ukuran folder.
df -hMelihat kapasitas dan ruang disk yang tersedia.
find /lokasi -name "*.txt"Mencari file berdasarkan nama.Sesuaikan lokasi pencarian.
locate nama_fileMencari file menggunakan basis data locate jika tersedia.
tar -czf arsip.tar.gz folderMembuat arsip terkompresi.
tar -xzf file.tar.gzMengekstrak arsip tar.gz.
zip -r arsip.zip folderMengarsipkan folder ke ZIP jika zip terpasang.
unzip arsip.zipMengekstrak file ZIP.
wget URLMengunduh file dari alamat URL.
curl -O URLMengunduh file melalui curl.

3. Membaca dan mengolah teks

PerintahFungsiContoh / keterangan
cat file.txtMenampilkan isi file teks.
less file.txtMembaca file panjang per halaman.Tekan q untuk keluar.
head file.txtMenampilkan 10 baris pertama secara default.head -n 20 file.txt
tail file.txtMenampilkan 10 baris terakhir secara default.
tail -f file.logMemantau tambahan isi log secara langsung.Tekan Ctrl+C untuk berhenti.
nano file.txtMengedit file teks dengan editor nano.
echo "teks"Menampilkan teks ke terminal.
echo "teks" > file.txtMenulis teks dan mengganti isi file.Hati-hati karena isi lama tertimpa.
echo "teks" >> file.txtMenambahkan teks di akhir file.
grep "kata" file.txtMencari teks tertentu di dalam file.
grep -in "kata" file.txtMencari teks tanpa membedakan huruf besar-kecil dan menampilkan nomor baris.
wc -l file.txtMenghitung jumlah baris.
sort file.txtMengurutkan baris teks.
uniq file.txtMenghapus baris duplikat yang berurutan.Biasanya dipasangkan dengan sort.
cut -d: -f1 /etc/passwdMengambil kolom pertama dari data yang dipisahkan titik dua.
sed 's/lama/baru/g' fileMengganti teks pada keluaran pemrosesan.Contoh ini tidak otomatis mengubah file asli.
command1 | command2Mengirim keluaran perintah pertama sebagai masukan perintah kedua.Disebut pipe.
command > output.txtMenyimpan keluaran ke file dengan menimpa isi lama.
command >> output.txtMenambahkan keluaran ke akhir file.
command 2> error.txtMenyimpan pesan error ke file.

4. Pengguna, grup, dan permission

PerintahFungsiContoh / keterangan
idMenampilkan UID, GID, dan grup pengguna.
whoMenampilkan pengguna yang sedang masuk.
wMenampilkan pengguna aktif dan aktivitasnya.
groupsMenampilkan grup pengguna saat ini.
sudo adduser namaMembuat akun pengguna baru pada Debian/Ubuntu.
sudo passwd namaMengatur atau mengganti kata sandi pengguna.
sudo userdel namaMenghapus akun pengguna.Periksa dampaknya sebelum menjalankan.
sudo groupadd grupMembuat grup baru.
sudo usermod -aG grup namaMenambahkan pengguna ke grup tambahan.Opsi -a penting agar grup lain tidak terhapus dari daftar.
chmod 755 fileMengatur permission menjadi rwx untuk pemilik, rx untuk grup dan pengguna lain.
chmod 644 filePemilik dapat membaca/menulis, yang lain hanya membaca.
chmod u+x fileMenambahkan izin eksekusi bagi pemilik.
chown nama fileMengubah kepemilikan file ke pengguna yang ditentukan.
sudo chown user:grup fileMengubah pemilik dan grup file.
umaskMelihat atau mengatur mask permission default.
sudo -lMelihat perintah sudo yang diizinkan untuk pengguna.
Arti permission: r = read/membaca, w = write/menulis, x = execute/menjalankan. Angka 7 berarti rwx, 6 berarti rw-, 5 berarti r-x, dan 4 berarti r--.

5. Informasi sistem dan proses

PerintahFungsiContoh / keterangan
uname -aMenampilkan informasi kernel dan sistem.
hostnameMenampilkan nama host komputer.
hostnamectlMelihat atau mengelola informasi hostname pada sistem yang mendukungnya.
uptimeMenampilkan lama sistem menyala dan beban sistem.
free -hMenampilkan penggunaan RAM dan swap.
topMemantau proses dan penggunaan sumber daya secara langsung.Tekan q untuk keluar.
ps auxMenampilkan proses yang berjalan.
pgrep namaMencari ID proses berdasarkan nama.
kill PIDMengirim sinyal ke proses berdasarkan PID.Pastikan PID benar.
kill -9 PIDMengirim sinyal penghentian paksa.Gunakan hanya jika cara normal tidak berhasil.
jobsMelihat pekerjaan yang berjalan di shell saat ini.
bgMelanjutkan pekerjaan shell di latar belakang.
fgMembawa pekerjaan latar belakang ke depan.
niceMenjalankan program dengan prioritas penjadwalan tertentu.
rebootMemulai ulang sistem.Perlu hak yang sesuai.
shutdown nowMematikan sistem sekarang.Simpan pekerjaan sebelum menjalankan.
shutdown -h +5Menjadwalkan shutdown lima menit lagi.
journalctl -xeMelihat catatan log systemd terbaru dan konteks error.
dmesgMelihat pesan kernel, misalnya informasi perangkat.
uptime -pMenampilkan lama menyala dalam format ringkas jika didukung.

6. Jaringan dan konektivitas

PerintahFungsiContoh / keterangan
ip aMelihat antarmuka dan alamat IP.
ip linkMelihat status antarmuka jaringan.
ip routeMelihat tabel routing dan gateway.
ip neighMelihat cache tetangga jaringan, termasuk pemetaan IP/MAC.
ping alamat_hostMenguji keterjangkauan host melalui ICMP.ping 8.8.8.8
ping -c 4 hostMengirim empat paket ping lalu berhenti.
tracepath hostMelihat jalur paket ke tujuan jika tersedia.
traceroute hostMenelusuri jalur jaringan menuju host jika terpasang.
ss -tulnMelihat port TCP/UDP yang sedang mendengarkan.
ss -tpMelihat koneksi TCP dan proses terkait sesuai hak akses.
ip -s linkMelihat statistik paket dan error antarmuka.
curl -I https://example.comMenguji respons HTTP header dari situs.
wget URLMengambil file melalui jaringan.
dig example.comMenguji dan melihat jawaban DNS jika dig tersedia.
nslookup example.comMemeriksa resolusi nama domain.
getent hosts domainMemeriksa hasil resolusi nama melalui mekanisme sistem.
hostname -IMenampilkan alamat IP host yang terkonfigurasi.
nmcli device statusMelihat status perangkat jaringan pada sistem dengan NetworkManager.
ethtool nama_interfaceMelihat detail perangkat Ethernet jika ethtool tersedia.
sudo ufw statusMemeriksa status firewall UFW jika digunakan.

7. Paket aplikasi dan pembaruan sistem

Perintah berikut umum pada Debian dan Ubuntu. Distribusi lain dapat memakai pengelola paket yang berbeda.

PerintahFungsiContoh / keterangan
sudo apt updateMemperbarui daftar informasi paket.
sudo apt upgradeMemperbarui paket yang terpasang.
sudo apt install nama_paketMemasang aplikasi atau paket.
sudo apt remove nama_paketMenghapus paket aplikasi.
sudo apt purge nama_paketMenghapus paket beserta konfigurasi paket tertentu.
sudo apt autoremoveMenghapus dependensi yang tidak lagi diperlukan.Periksa daftar yang akan dihapus.
apt search kataMencari paket di repositori.
apt show nama_paketMelihat informasi paket.
dpkg -i paket.debMemasang file paket Debian lokal.Dependensi mungkin perlu diperbaiki.
dpkg -lMelihat daftar paket yang terpasang.
dpkg -L nama_paketMelihat file yang dipasang oleh paket.
sudo apt --fix-broken installMencoba memperbaiki dependensi paket yang bermasalah.

8. Layanan dan administrasi server

PerintahFungsiContoh / keterangan
systemctl status nginxMelihat status layanan Nginx.
sudo systemctl start nginxMenjalankan layanan.
sudo systemctl stop nginxMenghentikan layanan.
sudo systemctl restart nginxMemulai ulang layanan.
sudo systemctl reload nginxMemuat ulang konfigurasi jika layanan mendukungnya.
sudo systemctl enable nginxMengatur layanan agar aktif saat boot.
sudo systemctl disable nginxMenonaktifkan aktivasi otomatis saat boot.
systemctl --failedMelihat unit layanan yang gagal.
journalctl -u nginxMelihat log layanan Nginx.
sudo nginx -tMenguji sintaks konfigurasi Nginx.
sudo ssh user@alamat_ipMengakses komputer/server lain melalui SSH.Pastikan server dan akun diizinkan.
scp file user@host:/tujuanMenyalin file ke host lain melalui SSH.
rsync -av sumber tujuanMenyinkronkan file dan direktori.Periksa arah sumber dan tujuan.
sudo ufw allow 22/tcpMengizinkan port SSH melalui UFW.Pastikan kebijakan firewall sesuai kebutuhan.
sudo ufw enableMengaktifkan UFW.Atur aturan yang diperlukan terlebih dahulu agar tidak terkunci dari akses jarak jauh.

9. Penyimpanan, perangkat, dan informasi hardware

PerintahFungsiContoh / keterangan
lsblkMenampilkan perangkat blok dan partisi.
blkidMenampilkan UUID dan tipe filesystem perangkat.
mountMelihat filesystem yang sedang dipasang.
df -hMelihat ruang disk terpakai dan tersedia.
du -sh *Melihat ukuran item di direktori saat ini.
lscpuMenampilkan informasi CPU.
lsmemMenampilkan informasi rentang memori jika tersedia.
lsusbMenampilkan perangkat USB.
lspciMenampilkan perangkat PCI.
free -hMelihat penggunaan memori.
vmstatMelihat ringkasan proses, memori, dan aktivitas sistem.
iostatMelihat statistik CPU dan I/O jika paket sysstat terpasang.

10. Perintah diagnosis dan pemecahan masalah

Internet tidak bisa diaksesip a
ip route
ping -c 4 8.8.8.8
getent hosts google.com

Periksa IP, gateway, koneksi ke alamat IP, lalu DNS.

Website tidak terbukacurl -I http://localhost
ss -tuln
systemctl status nginx

Periksa respons HTTP, port yang mendengarkan, dan status layanan.

Disk hampir penuhdf -h
du -sh /var/log
journalctl --disk-usage

Identifikasi penggunaan ruang sebelum menghapus data.

Layanan gagal berjalansystemctl --failed
journalctl -u nama_layanan
systemctl status nama_layanan

Baca pesan error sebelum mengubah konfigurasi.

PerintahFungsi
which nama_perintahMenunjukkan lokasi executable yang ditemukan melalui PATH.
command -v namaMemeriksa apakah perintah tersedia di shell.
envMenampilkan variabel lingkungan.
echo $PATHMenampilkan direktori pencarian executable.
lsof -iMelihat file/koneksi jaringan yang dibuka jika lsof terpasang.
timeout 5 ping -c 1 hostMembatasi waktu menjalankan perintah ping.
watch -n 2 df -hMemperbarui tampilan hasil perintah setiap dua detik.

11. Contoh praktik singkat

A. Membuat folder dan file lalu melihat isinya

mkdir latihan-linux
cd latihan-linux
touch catatan.txt
echo "Belajar perintah Linux" > catatan.txt
ls -l
cat catatan.txt

B. Memeriksa koneksi jaringan

ip a
ip route
ping -c 4 8.8.8.8
getent hosts google.com

C. Memeriksa layanan web

systemctl status nginx
sudo nginx -t
curl -I http://localhost
ss -tuln
Perhatian: perintah seperti rm -rf, chmod -R, chown -R, perubahan firewall, penghapusan pengguna, dan shutdown dapat berdampak besar. Pahami target perintah dan periksa kembali sebelum menekan Enter. Jangan menyalin perintah dari sumber yang tidak dipercaya.

12. Tips belajar command line Linux

1. Pahami fungsiJangan hanya menghafal perintah. Ketahui tujuan dan efeknya.
2. Gunakan bantuanCoba man atau --help untuk mempelajari opsi.
3. Latihan di folder sendiriGunakan file latihan agar tidak merusak data penting.
4. Periksa sebelum menjalankanTerutama perintah dengan sudo atau opsi penghapusan.

Itulah kumpulan perintah dasar dan perintah administrasi Linux yang sering digunakan untuk belajar serta mengelola sistem. Tidak semua perintah tersedia secara default; beberapa memerlukan instalasi paket tambahan atau hak akses tertentu.

Referensi materi awal: Perintah Dasar Linux – Masrud.com. Untuk detail opsi setiap perintah, gunakan dokumentasi manual pada distribusi Linux yang dipakai.

Sunday, October 11, 2026

Jobsheet 1205 Manajemen File 903 Ahmad Khamim


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.05/JK/2627
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XII TJKT 1
Menguji hasil instalasi Sistem Operasi Jaringan
8 x 45 Menit


Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Manajemen File

Nama Siswa Kode Score
Ahmad Khamim



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan Berbasis CLI
2. Siswa mengenal Manajemen File dalam Linux Debian
3. Siswa mengenal Hak Akses sebuah File
4. Siswa mampu mengubah Hak Akses 

Monday, September 14, 2026

Jobsheet 12.04 Manajemen User dan Group 903 Ahmad Khamim


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.04/JK/2627
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XII TJKT 1
Menguji hasil instalasi Sistem
Operasi Jaringan
8 x 45 Menit
 


Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Manajemen User dan Group
Senin, 9 September 2026
Nama Siswa Score
Ahmad Khamim



I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan Berbasis CLI
2. Siswa mengenal Manajemen User dan Group
3. Siswa mampu membuat User dan Group

Sunday, September 6, 2026

Administrasi File Linux Debian


Administrasi File

Setelah mempelajari Administrasi User dengan perintah perintah :
1. Login root
2. Clear
3. Adduser
4. Logout
5. Login user
6. Userdel -r
7. Groupadd
8. Groupdel
9. Usermod

Kita lanjutkan dengan mempelajari Administrasi File di dalam Linux Debian.

Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan menggunakan / slash.

1. Perintah ls /
Coba ketikkan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory.

Perintah ls <nama_direktori> digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori.


2. Perintah cd /usr
Sekarang, gunakan perintah cd /usr, untuk mengganti direktori yang aktif menjadi direktori /usr.

Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi nama direktori yang sedang aktif.

3. Perintah mkdir <nama_directory>
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah mkdir <nama_directory>.

Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat, gunakan ls. Apabila perintah ls digunakan tanpa memberikan nama direktori, maka ls akan mendaftar semua isi direktori yang sedang aktif sekarang (yaitu /usr).
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan, tidak sembarang user bisa mengakses semua file. Root bisa mengakses semua file yang ada, root juga bisa memberikan hak akses kepada user untuk mengakses file tertentu.
Buat sebuah user dengan nama bintang, lalu logout dan masuk user bintang.

4. Perintah touch <nama_file>.
Untuk membuat sebuah file kosong, gunakan perintah touch <nama_file>.
Lalu, masuk kembali ke dalam direktori /usr. Ketikkan ls –l, untuk menampilkan isi direktori beserta attribut-attributnya,


5. Mengubah Hak Akses
Directory root yang baru saja kita buat dimiliki oleh user bernama root. Di kolom pertama, ada penjelasan tentang hak akses dari file atau direktori tersebut.

Terdiri dari 10 karakter,
1. Huruf d apabila direktori, - apabila file.
2. Hak akses untuk pemilik file,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.
3. Hak akses untuk group pemilik file,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.
4. Hak akses untuk selain pemilik dan group pemilik,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.

===============================
Suplemen



Administrasi User Linux Debian


Sebelumnya server Debian diinstalisasi  tanpa grafik. Oleh karena itu, hanya akan ada tampilan command line (CLI). 

Bagi pengguna Windows mungkin tidak terbiasa menggunakan tampilan command line. Kecuali yang sudah terbiasa menggunakan DOS yang juga berbasis CLI. Pengguna DOS tentu tidak asing dengan perintah perintah Debian CLI berikut ini.

Bagi pengguna Windows yang belum pernah bekerja dengan DOS, dengan sedikit latihan akan terbiasa menggunakan perintah perintah berbasis CLI.

Setelah instalasi, maka Debian akan berjalan sendiri. Tampilan pertama meminta kita untuk masuk ke dalam sistem. 

Sebelumnya kita telah membuat 2 akun dalam Debian ketika melakukan instalasi, yaitu :
1. Akun utama (root), dan 
2. Akun dengan nama depan tadi.

Administrasi User

1. Selesai menginstal Debian, keluar tampilan debian123 login


2. Masuk root dengan mengetikkan root pada debian123 login, dan  passwordnya


3. Setelah masuk sebagai root, ketikkan clear.

Level administrasi tertinggi ada pada akun utama sebagai  super user, yaitu root. Root memiliki kemampuan untuk membuat user baru, ataupun menghapus user yang sudah ada.

4. Perintah adduser  
Perintah  adduser  digunakan untuk menambahkan user baru. Caranya dengan mengetik  adduser <nama_pengguna>, maka akan membuat user baru dengan nama yang sudah dimasukkan.
Setelah nama pengguna dimasukkan, maka diminta untuk memasukkan kata sandi untuk pengguna tersebut, dan informasi yang berkaitan dengannya.

5. Perintah logout
Ketikkan  logout  untuk keluar dari sesi root. 


6. Masuk sebagai Pengguna yang Baru  
Lalu masuk sebagai pengguna yang baru saja  dibuat, dalam kasus ini nama  penggunanya adalah bill dengan kata sandi gates.


Apakah terlihat perbedaan sebelumnya? Iya, perbedaanya terletak pada bagian prompt dari command line. Sebelumnya, saat kita masuk sebagai  root, prompt dari command line berbentuk 
Namun saat kita sudah berganti user, dan masuk sebagai bill, maka prompt dari command line berbentuk
Tanda  ~  atau tilde, menunjukkan posisi direktori yang sedang aktif. Dalam kasus ini bill tidak aktif di direktori manapun.

7. Perintah userdel -r
 Sekarang, coba logout dan masuk lagi sebagai root. Ketikkan perintah berikut,

Keluar dari bill, masuk lagi menjadi root, dan menggunakan  perintah userdel  –r <nama_pengguna>  untuk menghapus semua data di direktori /home pengguna dan juga pengguna tersebut.

8. Perintah groupadd dan groupdel
Beberapa user yang memiliki hak akses yang sama, bisa dimasukkan kedalam sebuah group. Group sangat berfungsi sehingga  kita tidak perlu membatasi hak akses terhadap user satu per satu.
Untuk membuat group, ketikkan perintah berikut.


Perintah groupadd <nama_group> digunakan untuk membuat group, sedangkan  groupdel <nama_group>  digunakan untuk menghapus group yang ada.
Buat dua buah group yaitu jawatengah dan jawabarat, dan buat empat user baru yaitu pati, rembang, bandung dan subang seperti yang terlihat pada contoh berikut ini :






9. Perintah usermod –g <nama_group> <nama_user>
Setelah itu, gunakan perintah

Perintah di atas digunakan untuk memindahkan user ke suatu group. Pada kasus ini, pati dan rembang dipindahkan ke dalam jawatengah sedangkan bandung dan subang dipindahkan ke dalam jawabarat.



10. Perintah  ls /

Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan menggunakan / slash.
Coba ketikkan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory.


Perintah  ls <nama_direktori>  digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori. 

11. Perintah cd /usr
Sekarang, gunakan perintah  cd /usr, untuk mengganti direktori yang aktif menjadi direktori /usr.

Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi nama direktori yang sedang aktif. 

12. Perintah mkdir <nama_directory>
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah  mkdir <nama_directory>.

Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat, gunakan  ls. Apabila perintah  ls  digunakan tanpa memberikan nama direktori, maka ls  akan mendaftar semua isi direktori yang sedang aktif sekarang (yaitu /usr).
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan, tidak sembarang user bisa mengakses semua file. Root bisa mengakses semua file yang ada, root juga bisa memberikan hak akses kepada user untuk mengakses file tertentu.
Buat sebuah user dengan nama bintang, lalu logout dan masuk user bintang.

Untuk membuat sebuah file kosong, gunakan perintah touch <nama_file>. 
Lalu, masuk kembali ke dalam direktori /usr. Ketikkan  ls  –l, untuk menampilkan isi direktori beserta attribut-attributnya, 


Suplemen
1. Membuat User dan Grup dalam Debian 10
3. File Hirarki pada Linux

Sunday, August 2, 2026

Jobsheet 12.03 Menginstal Debian 903 Ahmad Khamim


JOB SHEET
SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Jaringan Komputer 12.03/JK/2627
Tingkat / Kelas Materi Pokok Waktu Pembelajaran
XII TJKT 1 Menginstal Sistem Operasi Jaringan 8 x 45 Menit




Nama Jobsheet Tanggal Praktikum
Menginstal Linux DebianSenin, 3 Agustus 2026
Nama Siswa Kode Score
Ahmad Khamim


I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan
2. Siswa mengenal Sistem Operasi Linux Debian
3. Siswa mampu Menginstal Linux Debian

JOB SHEET SMK TUNAS HARAPAN PATI Program Keahlian Mata Pelajaran Kode Mata Pelajaran Teknik Jaring...